Jenis Daging Sapi dengan Tekstur Paling Empuk

4     0     4  ·   04 Jan 2019, 10:07


Bagi kebanyakan orang, menikmati daging dengan tekstur yang empuk adalah hal yang selalu diidam-idamkan. Pasalnya, daging selalu identik sebagai makanan yang keras, khususnya daging sapi.

Selama ini, kita sering dibuat ribet ketika harus mengolah daging sapi. Sebelum benar-benar dimasak, daging sapi perlu diempukkan terlebih dahulu dengan berbagai cara agar lebih nikmat ketika disantap. Proses pengempukkannya pun biasanya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Lalu, bagaimana jika Anda tidak mempunyai banyak waktu untuk di dapur?

Ada beberapa langkah yang dapat ditempuh untuk mendapatkan daging sapi yang empuk, salah satu caranya adalah dengan memilih bagian-bagian tertentu pada daging sapi. Berikut adalah beberapa jenis bagian daging sapi yang memiliki tekstur empuk dan nikmat.

Tenderloin (Has Dalam)

Nama bagian ini memang sangat familiar di restoran steak, tapi ternyata tenderloin punya nama lain yang lebih populer di pasaran, yaitu Has Dalam. Seperti namanya, tenderloin merupakan daging yang paling empuk dari bagian lain. Jadi, tidak heran jika harga tenderloin ini sangat mahal.

Cirinya adalah lemak yang cenderung sedikit, tak bertulang, dan tak berserat. Oleh karena itu, tenderloin juga sering disebut “fillet mignon” karena saking mudahnya dipotong. Tenderloin sangat mudah diolah, tapi bisa cepat hancur jika terlalu lama dimasak sehingga biasanya dibuat menjadi selat solo, semur, dan tumis daging.

Rib Eye

Jika membayangkan iga sapi, biasanya kita hanya menemukan sedikit daging yang menempel di sekitar tulang rusuk. Namun, rib eye bukanlah daging-daging yang menempel di sekitar tulang rusuk. Rib eye adalah bagian daging sapi yang berada di sekitar tulang iga.

Teksturnya cukup empuk dan memiliki jaringan lemak yang membuatnya terasa super lezat dan meleleh ketika dipanggang atau dibakar. Rib eye ini bisa dijual dengan tulang (bone in) atau tanpa tulang (boneless) dengan harga yang kurang terjangkau jika digunakan untuk konsumsi harian.

Sirloin (Has Luar)

Jika tenderloin adalah has dalam, sirloin terkenal sebagai has luar. Meskipun sama-sama berasal dari bagian tubuh sapi di belakang iga atau “loin”, sirloin memiliki tekstur yang tidak seempuk tenderloin. Dagingnya memang lebih tebal dan harganya jauh lebih terjangkau.

Selain itu, sirloin memiliki rasa daging yang lebih lezat karena ada sedikit lemak di pinggirannya. Namun, dengan serat yang banyak dan tekstur kenyal, sirloin lebih sering direbus terlebih dahulu supaya empuk atau diungkep dengan bumbu. Sirloin biasa diolah menjadi asem-asem daging, rendang, dan sate daging.

Daging Lamusir

Disebut juga dengan nama Cube Roll. Daging jenis ini berasal dari bagian belakang sapi, di dekat has dalam, has luar dan daging tanjung. Potongannya diambil dari bagian punggung kemudian dipotong dari rusuk ke empat sampai ke rusuk dua belas.

Bagian daging sapi ini berasal dari daerah belakang tubuh sapi, di luar daging has dalam. Teksturnya cukup empuk karena mengandung butiran lemak. Dengan bentuknya yang menyerupai dadu dan teksturnya yang empuk, lamusir sering diolah menjadi rendang, empal dan bistik.

Demikian adalah beberapa bagian dari daging sapi yang bertekstur empuk dan nikmat ketika diolah. Bila Anda mengolah daging sapi dengan cara memasak yang tepat, maka daging sapi akan terasa lezat dan menjadi sumber asupan protein hewani yang baik untuk tubuh Anda.


Referensi:

pertanianku.com

markaindo.co.id

vemale.com

cairofood.id

{{comment.userProfile.fullName}} · {{comment.userProfile.location}} · {{comment.datePublished.timestamp * 1000 | date : "dd MMMM yyyy, HH:mm"}}
{{comment.content}}

Tanya Jawab
{{question.content}}
{{question.datePublished.timestamp * 1000 | date : "dd MMMM yyyy, HH:mm"}}
TOKO
Belum ada toko yang mendaftar
{{store.title}}
Rp {{store['custom-priceProduct']}} / {{store['custom-unitProduct']}}  ·  {{store.userProfile.location}}